Wacanakan Pembangunan Doorsmeer, Kalapas Gunungsitoli Berharap Bisa Menjadi PNBP

30

IN| Gunungsitoli – Lapas Gunungsitoli siap mengikuti instruksi Direktur Jenderal Pemasyarakatan dalam program resolusi Pemasyarakatan tahun 2020, Kamis (27/08/20).

Program resolusi Pemasyarakatan diawal tahun sesuai instruksi Direktur Jenderal yang akan direcanangkan disamping mendorong Satker lapas /rutan se-Indonesia wajib meraih WBK/WBBM, pemberian remisi tepat waktu.

Atas instruksi tersebut, Lapas Gunungsitoli wacanakan pelatihan dan pembuatan pembangunan Doorsmer Sepeda Motor dan Mobil, untuk mendapatkan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Kalapas Gunungsitoli (Soetopo Berutu) kepada awak Media mengatakan bahwa pada point ke 11, masing-masing Lapas Rutan harus bisa memberikan pendapatan Negara Bukan pajak (PNBP) dari pelatihan karya warga binaan, untuk masuk ke kas Negara.

” Ya setidaknya warga binaan yang mengikuti pelatihan dan pekerjaan ini, bisa dapat jasa untuk memenuhi kebutuhan pribadinya tanpa meminta kiriman dari keluarganya,” tuturnya Soetopo.

Soetopo Berutu menyampaikan, bahwa bila mereka cerdas mengelola keuangan, bisa mengirim uang untuk biaya sekolah atau keperluan anak-anaknya, sehingga warga binaan dari Lapas, dapat membantu dan menolong keluarganya, ucapnya Kalapas Gunungsitoli.

Lebih lanjut Kalapas Gunungsitoli menjelaskan, bahwa melihat peluang pembangunan Doorsmer tersebut, sangat strategis karena sepanjang jalan Dolok Martimbang  Desa Hilinaa, belum terdapat dorsmir cuci motor dan mobil. Dipastikan akan laris, apalagi bila harga layanannya di turunkan dari Doorsmer lain di Kota Gunungsitoli.

” Kita dapat memastikan akan diminati masyarakat dan termasuk petugas itu sendiri,” jelasnya Soetopo.

INC – BASE’O Mendrofa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here