Perdana, LPK Hikari Nias Buka Kegiatan Pelatihan – Magang Dan Studi Ke Jepang

24

IN| Gunungsitoli – Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Hikari Nias yang beralamat di Jln. Pelud Binaka KM, 11,5 No. 189, Desa Bawadesolo, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara membuka perdana kegiatan pelatihan program magang dan study ke jepang bagi anak muda yang ingin mendapat kerja di Negeri Sakura. Kamis, (06/08/2020).

Dalam Kegiatan perdana tersebut turut di hadiri Pimpinan LPK – Hikari Sumut Ahmad Kandi, SE serta didampingi Kordinator LPK-Hikari Nias Nopedi Laoli dan peserta pelatihan magang dan Studi ke jepang bersama orangtua peserta.

Pimpinan LPK-HIKARI SUMUT Ahmad Kandri mengatakan bahwa LPK- Hikari Nias ini adalah cabang dari LPK-HIKARI Sumut untuk bekerjasama bagi pemuda kepulauan Nias bisa diberangkatkan ke Negara Sakura (Jepang) untuk mendapatkan ilmu baik segi etos kerja maupun pengalaman sehingga kedepan masyarakat Kepulauan Nias semakin maju dan sejahtera.

“Selama 3 tahun di Jepang bisa mendapatkan rejeki sebesar Rp.300-500 Juta, ketika pulang ke Kampung halamannya. Sehingga pemuda pemudi ini nantinya bisa membuka usaha Mandiri. “Ungkap Kandri.

Lebih Lanjut, Ahmad Kandri Menjelaskan bahwa ada dua program yang dibuka peluang sekarang yakni program Magang dan program Studi. “Program magang artinya peserta bekerja di perusahaan kecil dan menengah di Jepang,” tuturnya.

Sedangkan, Program Studi artinya peserta berangkat dengan status pelajar dan ditahun ke kedua mereka beralih fungsi mengikuti ujian keahlian (Skill). Dan baru bisa mengambil 14 bidang job kerja sehingga mendapatkan visa kerja selama 5 tahun dengan mendapatkan UMR Jepang kurang lebih 25-30 juta rupiah perbulan.

“Kita berharap agar program ini bisa di dukung berbagai stakeholder dari masyarakat untuk mendorong mengirimkan peserta ke Negara Sakura  (Jepang), ” harapnya Kandri.

Dalam akhir penjelasannya Koordinator LPK-Hikari Sumut, menyampaikan bahwa Lembaga Pelatihan Magang dan Studi Ke Jepang Plus Kuliah telah bekerjasama dengan Kemenakertrans RI dan IM Japan Perusahaan Swasta (SO : No : KEP.304/LATTAS/2018), jelasnya Kandri kepada awak Media.

Sementara Nopedi Laoli selaku Koordinator LPK-HIKARI Nias merupakan salah satu mantan atau lulusan peserta magang ke Jepang selama 3 tahun dari tahun 2016 Sampai tahun 2019 pada bulan September yang lalu.

Kepada awak Media Nopedi Laoli mengatakan bahwa manfaat selama bekerja di Jepang sangat membuahkan hasil, baik dari skill belajar etos kerja dan juga mendapat kehidupan yang lebih cerah. Sehingga dirinya siap membuka dan membantu peserta muda mudi di Kepulauan Nias supaya bisa mengikuti program ini dengan baik.

“LPK-HIKARI Nias sampai saat ini, ada sebanyak 16 peserta yang sudah mengikuti pelatihan kursus bahasa Jepang,” terang Nopedi.

Tambahnya Lagi, selain mengikuti kursus bahasa Jepang dan bagi peserta juga mengikuti latihan fisik serta memberikan pemahaman kode etik selama berada di Jepang.

“Semoga Peserta yang mengikuti program ini harus benar-benar ada keseriusan untuk mengambil tekad dan kesimpulan bagi dirinya agar bisa berangkat ke Negara Sakura (Jepang), “Pungkasnya Nopedi.

Sobadia Laoli Mewakili orangtua peserta sangat mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih banyak atas program ini.

” Dengan adanya program seperti ini bisa membantu untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan juga terfasilitasi jumlah jumlah pengangguran di kepulauan Nias ini.”

Reporter : Yamoni Laoli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here