Pemdes Bersama Masyarakat Desa Umbu Ucapkan Terimakasih Kepada Pemkab Nias Dan PLN

57

IN| Nias – PLN Persero  Nias melakukan pemasangan Tiang Listrik di Desa Umbu yang dimulai dari Dusun II menuju Dusun III sedang berjalan, Sabtu (18/07/20).

Pemasangan jaringan tiang listrik di Desa Umbu tersebut terlihat sedang berjalan dan hampir selesai.

Awalnya bisa  masuk ke Desa-desa listrik ini karna upaya Sokhiatulo Laoli sebagai Bupati Nias untuk meminta ke PLN Pusat membangun PLTG 25 MW Tahun 2016, 25 MW Tahun 2017 di Idanoi Gunungsitoli Selatan dan 6,6 MW di Moawò sehingga yang baru dibangun selama 5 Tahun ini 56,6 MW sedangkan yang 6,5 MW (mesin lama) sudah tidak berfungsi lagi. Itulah sebabnya Bupati Nias Tahun 2015 meminta kepada PLN membangun Tower Transmisi 75 KV untuk mendistribusikan arus tersebut ke seluruh wilayah Kepulauan Nias sehingga Agustus 2016 dimulai Pembangunan Tower tersebut dengan peletakan batu pertama oleh Presiden, Gubsu, Dirut PLN dan Bupati Nias Sokhiatulo Laoli.

Kepala Desa Umbu Frisman Waruwu kepada awak Media di Kantornya mengatakan bahwa pemasangan tiang listrik di Dusun II menuju Dusun III dimulai dari tanggal 2 Juni 2020 dan hingga sampai sekarang sedang berjalan, namun pemasangan tiang tersebut hampir mau selesai.

” Ya melihat dari proses pemasangan dilapangan hampir selesai dimana sudah mencapai 80 % tiang listik terpasang dari Dusun II menuju Dusun III,” Katanya Kades Umbu.

Selanjutnya Kades mengatakan, bahwa dengan terpasangnya tiang jaringan aliran listrik ke Dusun II menuju Dusun III Desa Umbu, maka sudah barang tentu membuat masyarakat yang selama ini hidup gelap gulita akan gembira mendapat sambungan PLN tersebut.

” Saya bersama masyarakat mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Nias dan pihak PLN Persero Nias atas pembangunan jaringan listrik di Desa Umbu yang tidak lama lagi akan menikmati penerangan cahaya lampu listrik,” Ucap Kades.

Kepada awak Media, Bupati Nias Drs. Sokhiatulo Laoli, MM mengatakan bahwa upaya telah dilalui dalam memperjuangkan penambahan kebutuhan Listrik di Kepulauan Nias yang tadinya sejak merdeka hingga tahun 2015 hanya 6,5 MW power PLN di Kepulauan Nias ini itupun tidak difungsikan lagi karena mesinnya sudah tua sekali karena sering rusak. Jadi power yang beroperasi sekarang 56,6 MW milik PLN sendiri (semua mesin baru) dan ada 19 MW yang masih disewa oleh PLN, Katanya Bupati Nias.

Lebih lanjut dijelaskan Bupati Nias, bahwa dari 2013 di buat proposal dan usulan kebutuhan Listrik  di Kepulauan Nias ke Mentri ESDM dan Dirut PLN.

” Ya saya langsung  serahkan ke Mentri ESDM dan Dirut PLN waktu itu, sehingga barulah teranggarkan di PLN Pusat Tahun 2015, namun baru mulai  pembangunan 2016, baik PLTG 25 MW dan Tower 75 KV. Inilah hasilnya yang kita rasakan bersama saat ini baik masyarakat di Desa-desa maupun di Kota-kota se-Kepulauan Nias akhirnya dapat menikmati terang itu, Ucap Bupati Nias.

Pada akhir penjelasannya Drs. Sokhiatulo Laoli, MM mengucapkan terimakasih kepada pihak PLN Nias atas pembangunan jaringan listrik di wilayah Kabupaten Nias dan khususnya pemasangan Tiang dan jaringan listrik di Desa Umbu Kecamatan Gido yang sedang berjalan. Tentu Desa-desa yang masih belum masuk listrik akan menyusul krn powernya sudah cukup untuk kebutuhan masyarakat se-Kepulauan Nias, namun Bupati tidak berhenti disini, tetap meminta kepada PLN Pusat untuk menambah lagi pembangunan Gardu Induk demi kebutuhan Industri-industri dan Resort-resort pariwisata se-Kepulauan Nias. Untuk ini PLN Pusat sudah berjanji kepada saya bahwa akan dibangun lagi Power Tahun 2021, kata Bupati Nias.

” Saya mengajak masyarakat agar menjaga serta memelihara jaringan listrik yang sudah dibangun PLN,” serta masyarakat agar mendukung dan mengizinkan lahan dan tanamannya yang dilewati jaringan listrik ucapnya Bupati Nias. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here