Pelayanan Pasien Di Puskesmas Sirombu Sesuai Prosedur

54

Infonias.com | Nias Barat – Beberapa awak Media mendatangi Puskesmas Sirombu pada hari Jumat, 12/03/2021, untuk konfirmasi tentang kronologis atau keadaan sebenarnya terkait penanganan salah seorang pasien dengan inisial FM, yang lagi viral di Media sosial akhir – akhir ini.

Sesuai hasil konfirmasi awak Media kepada Kepala Puskesmas Sirombu ibu (Kurniati Waruwu), di tempat kerjanya Sabtu (12/03/2021) membenarkan, bahwa ada seorang pasien di Puskesmas Sirombu atas nama inisial FM, beliau mulai dirawat disini dari hari Senin (08/03/2021), dengan mengidam penyakit Gula dan darah tinggi serta sakit Maag, jelasnya.

Lanjut Kapus, selama beberapa hari pasien ini ada di Puskesmas Sirombu, kami telah merawat beliau, dengan selalu mengontrol dan mengecek kesehatannya serta memberi obat dan menyuntik serta memberi beliau infus, dan kami pihak Pukesmas inginkan yang terbaik untuk pasien kami, tandasnya.

Kemudian, terkait dengan tidak adanya kedua Dokter di Puskesmas Sirombu pada waktu pasien FW masuk disebakan karena “Dokter Martin Buulolo, beliau lagi mendampingin istrinya melahirkan di gunung sitoli. Sementara, Dokter Agung, beliau sedang mengikuti pelatihan di RS dr. Thomsen di Gunungsitoli”. Tapi selalu ke dua Dokter memberi petunjuk penangan pasien kepada perawat, jelas Kapus.

Anehnya pasien ini (FM), pada hari selasa 09/03/2021 Dokter Martin Buulolo telah menyarankan pasien untuk dirujuk ke Rumah Sakit dr Thomsen di Gunungsitoli, tetapi pasien menolak keras dan tidak mau di rawat disana. Juga, hari ini 12/03/2021 oleh Dokter Agung kembali menyarankan pasien untuk dirujuk ke rumah sakit yang ada di Gunungsitoli sebab di Gunungitoli alat lebih lengkap, tetapi pasien kembali menolak untuk dirujuk kesana, tutur Kapus.

Diruang pasien FW kepada Media Infonias.com menjelaskan beliau telah diberikan obat – obatan, di suntik dan telah di infus sebanyak 6 botol dari tanggal 08 sampai tanggal 12/03/21, tetapi beliau tidak ditanggung makan, serta beliau membenarkan bahwa pihak Puskesmas Sirombu telah merujuknya dua kali ke Rumah Sakit Gunungsitoli namun beliau menolak karena alasan takut covid-19, jelasnya.

Sesuai pantauan beberapa awak Media dilapangan, pelayanan pasien di Puskesmas Sirombu berjalan baik, tetapi karena keterbatasan obat dan alat sehingga pelayanan yang diberikan hanya sebatas kesanggupan pihak Puskesmas saja. Semoga pasien yang berobat menerima anjuran Dokter dan pihak Puskesman agar mendapat hasil yang lebih memuaskan dan cepat sembuh dari penyakitnya.

Penulis : Hiburan Daeli
Editor    : Redaksi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here