Evolut Zebua Hadir Sebagai Narasumber Pada Musrenbang Kabupaten Nias Barat

30

Infonias.com | Nias Barat – Ketua DPRD Nias Barat, Drs. Evolut Zebua, hadir dan menyampaikan sambutan sekaligus sebagai narasumber pada pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Nias Barat Tahun 2021-2026 yang dilaksanakan di Hall Tokosa Nias Barat, Selasa (31/08/2021).

Pada kesempatan itu, Evolut Zebua menyampaikan agar penyusunan RPJMD Nias Barat memperhatikan beberapa hal, baik secara substansi, secara formal, secara operasional maupun secara faktual disesuaikan dengan ketentuan Peraturan Perundang-undangan Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah dan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat daerah serta Permendagri Nomor 86 Tahun 2017.

Dalam perumusan masalah menurut Evolut Zebua, disesuaikan dengan Pasal 35 Peraturan Pemerintah No. 8 Tahun 2008, dimana masalah daerah harus dirumuskan dengan mengutamakan keterdesakan dan kebutuhan masyarakat; rumusan masalah disusun secara menyeluruh mencakup ancaman, tantangan, kelemahan yang dihadapi dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah; dilengkapi dengan anggaran prakiraan maju, pencapaian sasaran kinerja dan arah kebijakan ke depan.

Evolut mengatakan, Nias Barat sudah 12 Tahun telah terbentuk sebagai daerah otonom, tetapi PAD masih dikisaran 18 s.d. 22 Miliar rupiah, sampai pada tata kelola pemerintahan, kedisiplinan ASN, terbatasnya kualitas pendidikan dan kesehatan, IPM masih terendah di Sumatera Utara, Pengangguran dan kemiskinan dari Tahun 2011 sampai sekarang hanya turun 3%.

“Kita berharap, 1% saja turun (kemiskinan) setiap tahun,” Harap Evolut.

Keterbatasan APBD juga, turut menjadi permasalahan yang mesti dipikirkan, karena APBD Nias Barat masih dikisaran 633 miliar yang didalamnya termasuk ADD dan Dana BOS yang wajib dialokasikan.

Oleh karena itu, Evolut berharap agar Pemerintah dalam menyusun RPJMD memperhatikan sejumlah permasalahan yang ada, sekaligus harus memiliki skala prioritas.

“Kesulitan pemerintah, sangat-sangat sulit, kalau kita tidak memilih dan memilah prioritas yang sangat-sangat prioritas, maka akan kesulitan Pemerintah Daerah 5 Tahun kedepan,” Ungkap Evolut.

Kerangka pendanaan juga merupakan hal yang harus diperhatikan dalam penyusunan RPJMD, termasuk kajian dengan pendekatan teknokrat dan partisipatif agar terwujud Nias Barat Bersih Unggul dan Maju.

Evolut menyarankan agar Pemerintah dapat menjawab permasalahan Ekonomi melalui RPJMD terutama di sektor pertanian karena masyarakat Nias Barat 70% berprofesi sebagai petani.

Mengakhiri paparannya, Evolut mengatakan, sejumlah permasalahan daerah harus diungkap apa adanya supaya menjadi perhatian dan dapat dicari solusinya.

Penulis : Hiburan Daeli
Editor    : Redaksi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here